Amalkan Ini (true story) oleh Ust Adi Hidayat tentang Solusi dari Rejeki Macet, Pekerjaan Sulit, Belum Punya Keturunan.

Nabi Nuh As, ketika meminta umatnya bertaubat, llihat kalimatnya doanya luar biasa, yang dimintakan istighfar (QS 71:10-14). Kata Nabi Nuh, saya katakan kalian semua banyak salah, istighfar, minimal istghfar. Kemaksiatan yang dilakukan dapat menghambat kebaikan. Kalau istighfar dilakukan maka sekat akan dibuka dan Allah turunkan rahmat dari langit. Bahkan menjadikan sesuatu yang awalnya kering kerontang tumbuh menjadi subur lagi.

Rizki anda yang macet, pekerjaan yang sulit, dengan istighfar dan taubat dilancarkan kembali, keturunan yang belum dapat dimudahkan untuk mendapatkannya. Masyallah. Jadi ternyata, taubat itu terkait erat dengan rizki dan rahmat Allah serta pengkabulan doa. Syeh Hasan Al Bashri, ulama soleh luar biasa. Suatu hari ditanya oleh tiga orang, syeh saya punya persoalan. Ini kebun saya kering tidak pernah tumbuh, bagaimana solusinya? Kata beliau perbanyak istighfar, kemudian dia pulang.

Orang kedua, syeh bekerja sulit, sulit mendapatkan rizki, cari ke sana kemari tidak dapat. Apa kata beliau? Solusinya kata beliau perbanyak istighfar. Orang ketiga, syeh saya sudah berumahtangga sudah bertahun-tahun tapi belum punya keturunan bagaimana solusinya? Kata beliau perbanyak istighfar.

Begitu ketiganya pulang, jamaah yang bingung. Syeh, bagaimana tiga pertanyaan yang sama di jawab dengan jawaban yang sama. Kata beliau, apakah anda tidak memperhatikan firman Allah Swt (QS 71:10-14) bahwa perbanyak istighfar kepada Allah, Dia Maha Pengampun. Kalau ampunan sudah diberkan, dosa sudah dicabut maka rahmat akan diturunkan dari langit maka harta diperluas dan diberikan keturunan oleh Allah Swt.

Jadi saran kami perbaiki ibadah dengan baik, taubat dengan benar, makanya Nabi sebelum tidur sering istighfar. Coba sebelum tidur perbanyak istighfar, 70 atau 100 kali dampaknya ke hati enak. Kalau tidak percaya silahkan. Anda tidur tanpa istighfar dengan istighfar dulu, baca qur’an nanti tidurnya enak, dan tenang.

sumber: dakwahmuslim.info

Tinggalkan Balasan