Dia Menutup “Semangka yang Tidak Habis Dimakan” Dengan “Plastik Wrap”, Tak Disangka 12 Jam Kemudian, Terjadilah “Hal yang Sangat Disesalkan!”

Semangka adalah buah yang termasuk golongan ketimun. Daging buah berwarna merah dan mengandung 90% air. Karena mengandung banyak air maka banyak yang suka memakan semangka, apalagi di cuaca yang panasnya luar biasa ini… Tapi sebenarnya ada beberapa poin yang harus kita perhatikan agar tidak mempengaruhi kesegaran buah semangka.
Kebanyakan ibu rumah tangga mungkin tidak tahu tentang hal ini. Kebiasaan menimpan sisa semangka yang sudah di belah 2 ke dalam kulkas dan menutupnya dengan plastik wrap, benarkan? Tapi sebenarnya salah loh! Kenapa? mari kita lihat alasannya dan cara menjaga agar semangka yang kita beli tetap dalam kondisi segar…
Apa hasilnya jika semnagka disimpan dan ditutup dengan plastik warp ?
Ibu ini melakukan uji coba, pertama-tama ia membelah semangka tersebut menjadi 4 bagian, dengan cara penyimpanan yang berbeda yaitu: satu,tanpa memasukan semangka kedalam kulkas; dua, tanpa memasukkan ke dalam kulkas tapi ditutup dengan platik wrap; tiga, disimpan dalam kulkas; empat, disimpan dalam kulkas dan ditutup plastik wrap. Setelah 12 jam kemudian… ternyata ini yang terjadi?! Semangka yang tidak dimasukkan dalam kulkas tapi di tutup plastik wrap, terdapat sangat banyak kuman bakteri yang tak terbayangkan, percaya gak percaya sekitar 20 ribu bakteri ada di lapisan atasnya!
Hal ini membuktikan bahwa yang tadinya sebagai pelindung agar semangka itu terhindar dari kuman bakteri malah membiarkan bakteri itu berkembang semakin banyak, karena kuman bakteri menyukai ruangan yang tertutup, ditambah lagi karena semangka memang memiliki kadar gulanya sendiri (manis). Wah… kuman itu yah semakin menjadi-jadi deh…
Kalau gak mau makan semangka yang dipenuhi kuman, maka sehabis dipotong kalau memang gak habis, gak perlu ditutup plastik wrap, langsung aja masuki ke dalam kulkas.
5 Cara penting, dijamin kamu bisa makan semangka yang segar dan manis:
1. Cara pemilihan yang benar: trik memilih semangka di pasar, perhatikan lingkaran dibawah kalau bentuknya semakin kecil berarti semangka itu semakin manis, gak cuma itu perhatikan juga warna kulit luarnya harus berwana hijau total jangan ada yang kelihatan berubah warna(pucat pasih), garis-garis dikulit luarnya juga di usahakan cari yang bersih dan rapi, perhatikan juga tangkainya jangan yang berbentuk lurus.


2. Jangan membeli semangka yang sudah dipotong, karena bisa jadi semangka tersebut sudah terkontaminasi oleh kuman bakteri.


3. Potong semangka sesuai dengan porsinya, seberapa banyak semangka yang mau dimakan. Karena semangka yang manis, kuman bakteri akan lebih cepat berkembang biak, disarankan agar di habiskan secepat mungkin setelah kamu potong


4. Jangan memakan semangka dengan garpu, karena kalau kita makan dengan garpu, lama-lama semangka itu terkena air liur, dan air liur itulah dapat memiciu perkembangan bakteri secara cepat.


5. Semangka yang tidak habis dimakan, masukkan ke dalam kulkas secepat mungkin tanpa menutupnya dengan plastik wrap. Tapi semangka yang disimpan dalam kulkas, juga jangan disimpan terlalu lama. Disarankan habisin dalam 24 jam.


Yang awalnya berniat melindungi semangka agar terhindar dari kuman eh malah, gagal! Mulai sekarang jangan tutup dengan plastik wrap lagi ya guys… yuk bagikan keteman-teman kamu juga biar semua orang tahu!
Sumber: sohu

Tinggalkan Balasan