Hajatan di Purbalingga Berubah Duka, Bocah SD Dijemput Ajal Jelang Disunat, Nikahan Abang Ditunda

Muhammad Sifaul Umam (9) meninggal dunia sebelum ia sempat mengalami fase akil balighnya. Sifaul dan tiga korban lainnya tertimbun tanah longsor yang terjadi di Desa Jingkang, Karangjambu, Purbalingga, Jawa Tengah, pada Kamis (22/2/2018) malam.


Padahal ia baru akan disunat, Jumat (23/2). Bencana tanah longsor tersebut terjadi saat keluarga Sifaul mempersiapkan acara hajatan sunatannya.
Sementara tiga korban yang juga anak-anak sedang di rumah Sifaul untuk menghiburnya yang akan menjalani sunat. Tribun-Video.com melansir dari laman fanpage BPBD Purbalingga, empat korban terkubur dalam satu kamar.
Selain menewaskan 4 orang, 6 orang lainnya mengalami luka-luka. Para korban terbilang masih kerabat dengan keluarga Sifaul. Sementara itu kakak Sifaul, Puji Safangat (19), yang akan segera menikah, masih bisa selamat dari bencana tersebut.
Namun pernikahannya dengan gadis bernama Nur Azizah harus ditunda waktunya. Ibu korban lainnya, Sukimin, menangis sesenggukan melihat jenazah putranya, Abdul Roup (9), akan dimakamkan.
“Aku pengin meluk terakhir anakku (Saya ingin memeluk anak saya yang terakhir-red),” kata Sukimin di pelukan Bupati Purbalingga, Tasdi, dikutip dari BPBP Purbalingga.
suber : tribun

Tinggalkan Balasan