Penelitian Membuktikan: “Orang yang Tidur di Dalam Ruangan Dengan Suhu Ini” Akan “Memiliki Tubuh Langsing dan Umur Panjang”!

Tidur merupakan aktivitas penting agar tubuh kita bisa beristirahat dan memulihkan diri. Tapi tahukah kamu kalau pola tidur kita ternyata bisa mempengaruhi tingkat kegemukan dan bahkan bisa memperpanjang umur? Berdasarkan penelitian di Virginia Commonwealth University, orang yang tidur di ruangan yang sejuk ternyata lebih kurus dan panjang umur!

Hasil penelitian yang diterbitkan di Jurnal Diabetes menunjukkan bahwa tidur di ruangan yang dingin membantu meningkatkan metabolisme tubuh karena saat terpapar suhu dingin dalam jangka waktu lama, tubuh akan terstimulasi untuk menghasilkan lemak coklat (lemak yang digunakan untuk menghasilkan panas tubuh).

Jadi, lemak tubuh pun dibagi menjadi beberapa jenis dan tidak semua jenis lemak menyebabkan kegemukan. Di dalam tubuh manusia terdapat 2 jenis lemak, yaitu lemak putih yang menyimpan cadangan energi dan lemak coklat yang mengandung mitokondria (zat besi yang ada di dalam mitokondria menyebabkannya berwarna kecoklatan).

Lemak coklat merupakan salah satu kunci untuk mendapatkan tubuh yang lebih kurus. Tidak seperti lemak putih yang berfungsi untuk menyimpan cadangan energi, lemak coklat berfungsi untuk membakar kalori. Lemak coklat yang terkandung di dalam tubuh bayi dan hewan yang berhibernasi akan lebih tinggi karena lemak coklat berperan untuk menjaga suhu tubuh agar tetap hangat.

Dulu, peneliti menyangka bahwa lemak coklat akan hilang seiring bertambahnya usia. Namun kini teori ini sudah terbantahkan. Lemak coklat terbentuk saat tubuh berada di lingkungan dengan suhu rendah dan lemak coklat ini bisa membantu mengurangi bobot tubuh.

Untuk membuktikannya, peneliti merekrut 5 orang pria dan meminta mereka untuk beraktivitas seperti biasa pada siang hari, namun pada malam harinya mereka harus tidur di dalam ruangan yang suhunya sudah diatur. Pada bulan pertama, suhu ruangan diatur 24 derajat. Sedangkan pada bulan kedua hingga keempat diatur menjadi 19, 24, dan 27 derajat.

Hasilnya, kadar lemak coklat yang dihasilkan ketika tidur di dalam ruangan dengan suhu 19 derajat ternyata 2 kali lipat lebih banyak daripada kadar lemak coklat yang dihasilkan di 3 bulan lainnya. Selain itu, kadar insulin dan glukosa dalam tubuh pun mengalami penyesuaian yang signifikan. Secara singkat, tidur di dalam ruangan sejuk juga bisa mengurangi resiko diabetes.

Yuk kita simak juga videonya!

Sumber: coco/ Cerpen.co.id

Tinggalkan Balasan